SolusiMobil.com - Karburator adalah sebuah alat yang mencampur udara dan bahan bakar untuk sebuah mesin pembakaran dalam. Mayoritas sepeda motor masih menggunakan karburator dikarenakan lebih ringan dan murah, namun pada 2005 sudah banyak model baru diperkenalkan dengan injeksi bahan bakar.

 

Namun apa penyebabnya bila karburator sering bermasalah? Itulah yang saat ini akan kita bahasa. Dimana Bang Sobil mau kasih solusinya nih kalo ngadepin masalah seperti itu dijalan.

Jika kerja karburator semakin melemah, padahal busi dan bahan bakar tidak bermasalah, berarti sumber masalahnya terletak pada pengabutan bahan bakar yang tidak sempurna dan proses pencampuran udara yang terlambat.

Dibawah ini ada beberapa masalah dan cara mengatasinya:

1. Putaran Mesin (Rpm) Lemah

Saat menarik tuas gas hingga seperempat dari ukuran seharusnya, putaran mesin ternyata tidak mau naik. Alhasil motor seperti sulit untuk dijalankan. Hal ini terjadi karena bahan bakar yang masuk ke lubang venturi karburator sedikit, sebaliknya asupan udara yang masuk lebih banyak.
 
Solusinya yaitu

a. Agar campuran udara dan bahan bakar seimbang, sebaliknya gunakan jarum skep (throttle) yang berukuran lebih kecil.

b. Agar udara yang masuk ke venturi dapat ditekan kuat ke arah ruang bakar, putarlah skep setelan udara ke arah jarum jam atau mengencanginya.


2. Tarikan lemah

Tarikan lemah disebabkan karena campuran bahan bakar dan udara yang tidak sempurna (kering).

Solusinya yaitu:

Gantilah main jet dengan ukuran yang lebih besar.


3. Mesin Tersendat-Sendat

Hal ini dikarenakan campuran bahan bakar yang ada di venture (lubang karburator) dengan udara tidak seimbang alias tidak cukup banyak. Sehingga berpengaruh pada proses pembakaran. Inilah kenapa motor jadi brebet. Karena hentakan tenaga untuk mendorong piston juga lemah hasil dari pengaruh diatas.

Solusinya yaitu:

a. Untuk memudahkan dan memperbanyak suplai udara dengan bahan bakar, putar setelan sekrup udara searah jarum jam atau arah menutup.

b. Posisi pilot jet pindah ke ke tingkat yang lebih besar.

c. Untuk membuat campuran udara dan bahan bakar di venturi yang akan disemburkan ke ruang bakar mesin lebih besar. Sebaiknya segera ganti jarum skep atau throttle dengan jarum yang berdiameter lebih kecil.


4. Motor Berasap Hitam

Kurang juga bermasalah, begitu juga dengan kelebihan. Maksudnya jika motor banyak mengeluarkan asap hitam, atau istilah mekaniknya karburator terlalu basah. Hal ini terjadi karena asupan bahan bakar ke lubang venturi terlalu banyak dari takaran semestinya. Dan berbanding terbalik dengan udara yang masuk terlalu sedikit.

Solusinya yaitu:

a. Untuk memperbanyak udara di venturi, putar sekrup setelan udara keluar atau ke arah melepas.

b. Gantilah segera anti pilot jet ke nomor yang lebih kecil

c. Ganti jarum skep (throttle) dengan jarum yang berukuran lebih besar.


5. Tenaga Mesin Ngedrop dan Kecepatan Melemah

Jika tenaga mesin ngedrop dan kecepatan melemah, hal ini terjadi karena campuran udara dan bahan bakar di karburator terlalu banyak atau melebihi takaran yang semestinya. Lazimnya disebut ”banjir”.

Solusinya yaitu:

a. Segera lepas karburator dan setel jarum pencampuran udara dan bahan bakar. Dan agar lebih sempurna lagi pencampuran udara dan bahan bakarnya, gunakan main jet berukuran kecil.

Selain itu, jangan lupa lepas busi dan bersihkan bagian kepalanya. Dan setel jarak antara pemantik busi dengan sumbu agar proses pengapian lebih baik lagi.

Demikian beberapa masalah yang kadang sering terjadi dan Bang Sobil kasih juga solusi menghadapinya. [Dedi]