KTM RC 390

SolusiMobil.com - Setiap kendaraan bermotor memiliki nomor rangka dan nomor mesin yang disebut sebagai Vehicle Identification Number (VIN). Nomor rangka pada sepeda motor biasanya terdiri dari angka dan huruf. Ternyata kode angka dan huruf pada nomor rangka punya arti tersendiri pada setiap sepeda motor.


Dari nomor rangka kita bisa mengetahui  bulan, tahun, tempat pembuatan, tipe motor, kapasitas mesin hingga tipe mesin yang digunakan. Seperti diberitakan Dapurpacu, Mr Mohammad Kazi, selaku International Mechanical Training KTM, mengatakan, arti dari setiap nomor rangka pada sepeda motor pada umumnya sama.

“Meski berupa kode huruf dan angka, nomor rangka kadang disepelekan, padahal kita bisa tahu tentang motor itu dari nomor rangka. Hampir semua motor sama, tapi di KTM kita bisa lihat,” ujar Mr Kazi.

Mr Kazi menambahkan, bagi seorang sales harus bisa membaca nomor rangka pada setiap sepeda motor KTM, sehingga pada saat konsumen tanya motor dibuat tahun berapa, sales tidak perlu mencari mekanik atau teknisi untuk menjelaskan, cukup lihat nomor rangka sudah bisa.

“Yang sering ditanyakan konsumen itu biasanya tahun pembuatan, jika ada pertanyaan seperti itu, jika sales bisa membaca nomor rangka tidak perlu panggil teknisi untuk menanyakan tahun pembuatan, cukup lihat nomor rangka,” tambah Mr Kazi.

Berikut adalah contoh nomor rangka untuk KTM Duke 250 dengan nomor rangka VBKJGE403GC192500. Dijelaskan oleh Mr Kazi, huruf VBK menandakan motor tersebut dari Austria, sedangkan kode untuk India MD2.

“Jadi kalau kodenya VBK menandakan bahwa itu motor KTM dari Austria langsung, tapi kalau di India berbeda, di India itu MD2, tapi itu abaikan, yang datang ke Indonesia yang VBK,” jelasnya.

Untuk kode huruf JG menandakan tipe motor JG untuk KTM Duke, JUC4 untuk Duke 200, JGJ4 Duke 390, JYC4 KTM RC250 dan JYJ4 KTM RC 390. Sedangkan untuk huruf E pada nomor rangka tersebut menunjukan BHP untuk E itu 30-32 PS.

Angka 4 di depan E menunjukan tipe mesin 4 tak, jika dia 2 berarti 2 tak. Angka 0 (Nol) menunjukan untuk ekspor, angka 3 biasanya random unit produksi. Huruf G menandakan tahun pembuatan A itu untuk 2010, B 2011, C 2012, D 2013, E 2014 F 2015 dan G 2016.

Huruf C, menandakan pabrik perakitannya, untuk C itu kota Chakan di India. Sedangkan angka 1 menunjukan kapasitas mesin, untuk motor KTM angka 1 untuk kapasitas mesin 250-350cc. sedangkan angka 92500 nomor progressive.