Tekanan angin berkurang

SolusiMobil.com - Musim hujan yang saat ini tidak bisa diprediksi waktunya membuat pengemudi kendaraan harus selalu siaga. Berkendara dalam kondisi hujan memerlukan kewaspadaan yang ekstra. Kondisi kendaraan juga harus selalu diperiksa, terutama kondisi ban.


Masih banyak pandangan bahwa jika berkendara dalam kondisi jalan basah, tekanan ban harus dikurangi. Benarkah hal tersebut harus dilakukan?

Dilansir VIVA, Senior Tester PT Gajah Tunggal Tbk, Akhir Anarkhimurni, menepis hal tersebut. Ia menegaskan, bila berkendara dengan ban yang memiliki tekanan angin kurang justru dapat membahayakan pengendara.

"Biasanya pas hujan seperti ini, ada beberapa orang yang mengurangi tekanan ban. Hal tersebut tidak disarankan. Kita bicara mengenai permukaan ban yang menempel pada aspal. Kalau dikurangi, tekanan tapak ke jalan juga ikut berkurang," ungkapnya.

Selain itu, Akhir juga mengatakan, bila secara kasat mata, ban memang terlihat lebih lebar apabila tekanan angin berkurang. Namun, daya cengkeram yang dimiliki ban justru berkurang.

"Memang, kalau dilihat, ban jadi lebih lebar. Tapi, di jalan malah kurang menapak. Itu kebiasaan salah. Sangat tidak disarankan. Berbahaya," kata Akhir.[Kw/Wa]