Berkendara terlalu cepat

SolusiMobil.com - Terkadang saat berkendara, Anda terbiasa melakukan hal–hal yang tanpa disadari dapat membahayakan diri sendiri bahkan pengguna jalan yang lain. Tercatat ada tiga kebiasaan buruk yang paling sering dilakukan para pengemudi mobil.


Hal yang kadang terlihat sederhana justru punya potensi besar dapat mengancam jiwa sang pengemudi dan para pengguna jalan yang lain. Tentu kesadaran berkendara yang baik harus dijadikan pedoman saat Anda menjalankan aktivitas di jalan raya.

Nah, berikut ini tiga kebiasaan buruk yang masih banyak dilakukan para pengemudi mobil di Indonesia:

Malas Gunakan Sabuk Pengaman

Sebagian orang masih menyepelekan penggunaan sabuk pengaman. Meskipun sudah ada aturan yang jelas tentang penggunaan sabuk pengaman, banyak orang yang masih melanggar. Padahal, fungsi utama sabuk pengaman dibuat agar penghuni sebuah kendaraan bisa selamat dari kecelakaan.

Sebagai catatan, menurut Badan Nasional Jalan Raya Amerika Serikat (NHTSA), sabuk pengaman paling tidak telah menyelamatkan lebih dari 75.000 nyawa dari tahun 2004 hingga 2008. Bersama airbag, sabuk pengaman dapat melindungi pengemudi dan penumpang saat terjadi benturan keras.

Distract Driving

Distract driving adalah ketika Anda melakukan hal lain yang dapat mengganggu fokus konsentrasi Anda dalam mengemudi. Bermain ponsel, ber-make-up, makan atau minum sambil mengemudi menjadi beberapa contoh distract driving.  Mengemudi menggunakan ponsel memang sudah dilarang, namun tetap saja masih banyak orang yang melanggar aturan tersebut.

Cuaca Buruk dan Mengemudi Terlalu Cepat

Di Indonesia cuaca buruk seperti hujan lebat yang mengguyur hingga terjadi banjir sering terjadi. Saat cuaca buruk seperti itu terjadi, memperlambat kendaraan menjadi jalan yang terbaik. Memperlambat kendaraan juga dapat membantu Anda mengatur jarak yang baik dengan kendaraan yang berada di belakang dan depan Anda. [Vv/Wa]