Ilustrasi ban tubeless

SolusiMobil.com - Ban tubeless memang sangat diminati oleh para pemilik kendaraan. namun perlu diketahui, tidak semua kendaraan baru akan dibekali dengan ban jenis ini. Alhasil, banyak konsumen yang harus rela mengeluarkan tambahan uang demi membeli ban jenis itu.


Lalu, mengapa pabrikan motor tidak memasang semua motor yang mereka produksi dengan ban tubeless?

Dilansir dari VIVA, Selasa 12 April 2016, ternyata ada alasan khusus, mengapa ban biasa masih dipakai oleh beberapa produsen motor. Hal itu berkaitan dengan kondisi jalan yang sering dilalui.

Ban motor yang masih memakai ban dalam memang menyulitkan saat bocor, entah terkena paku atau benda tajam lainnya. Namun, ban jenis ini dianggap lebih aman untuk dipakai melintas di jalanan yang bukan aspal.

Hal ini berhubungan dengan pelek yang digunakan motor, yang kini kebanyakan sudah memakai jenis cast wheel atau biasa disebut pelek racing.

Jenis pelek ini sangat rawan untuk dipakai di jalur berbatu, karena bisa retak. Dan jika sudah retak, maka udara yang ada di dalam ban tubeless akan keluar, sehingga ban menjadi kempis.

Jika memakai ban biasa, maka udara akan tetap ada di dalam ban, meski pelek retak cukup parah. Pengendara bisa meneruskan perjalanan, selama ban tidak tertembus paku dan sebagainya.

Jadi, jika Anda sering melewati jalanan rusak atau belum diaspal, maka sebaiknya gunakan ban biasa. Akan lebih ideal lagi jika dibarengi dengan penggunaan pelek model jari-jari.

Pelek model ini bisa meredam guncangan lebih baik ketimbang cast wheel, karena strukturnya tidak kaku. Itu sebabnya, motor yang dipakai untuk olahraga motocross masih memakai pelek jenis ini.[Kw/Wa]