Gesits Motor Listrik ITS

SolusiMobil.com - Hadirnya motor listrik kolaborasi antara Garansindo dan ITS bernama Garansindo Electronic Scooter ITS (Gesits), mulai menjadi perbincangan di kalangan asosiasi dan pelaku industri otomotif Indonesia.


Dikutip dari Dapurpacu, asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menilai, sebelum melahirkan motor listrik, butuh persiapan yang benar-benar matang. Mulai dari aspek dampak lingkungan, keselamatan konsumen, infrastruktur, dan regulasi.

Muhammad Al Abdullah, CEO Garansindo, menyayangkan jika ada pihak yang berkomentar negatif dengan lahirnya Gesits. Terlebih jika hal itu datang dari AISI, yang sejatinya berperan lebih dalam mengembangkan produk karya anak bangsa.

“Mengingat AISI adalah asosiasi yang seharusnya berperan tidak hanya untuk kepentingan bisnis para anggotanya, seharusnya juga bisa memberikan aspek positif secara luas kepada masyarakat dan bangsa Indonesia,” kata Al.

Sebelumnya, Ketua Bidang Komersial AISI, Sigit Kumala, mengatakan setidaknya ada tiga hal yang harus dipersiapkan sebelum Garansindo-ITS memasarkan Gesits. Termasuk limbah baterai bekas motor listrik apakah aman untuk lingkungan.

Sigit mengaku langkah Garansindo-ITS mengembangkan motor listrik nasional di Indonesia merupakan ide baik. Namun perlu diingatkan lagi mengenai regulasi yang kabarnya sedang digodok pemerintah dan ditargetkan selesai akhir tahun ini.

“Kalau lihat industrinya baru dapat berjalan 2018-2019. Kalau infrastrukturnya belum ada, konsumen mau beli tidak? Sama seperti mobil hibrid. Kalau kesiapan infrastrukturnya belum ada akhirnya konsumen juga berpikir ulang kan,” katanya.[Gls/Wa]