Tata Prima

SolusiMobil.com – Tata Motors, produsen dari India ini mengalihkan fokus mereka ke pasar yang lebih menghasilkan profit bagi mereka, yakni di pasar niaga. Bukan tanpa alasan mereka melakukan hal ini. Berdasarkan rangkuman penjualan mobil Tata tahun 2015, mereka berhasil menjual 1.388 unit mobil, alias naik 32% dari penjualan tahun 2014 yang hanya 914 unit. Model mana yang menyumbang penjualan terbesar bagi Tata adalah pick-up Tata Super Ace, bukan MPV Tata Aria atau SUV Tata Safari Storme, melainkan pick-up Tata Super Ace. Pantas saja mereka melakukan hal ini.

 

Dengan demikian, Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) selaku ATPM Tata akan mengubah haluan dan menghentikan impor mobil penumpang. Praktis, di dealer Tata nanti tidak akan dijual lagi unit Vista, Aria atau Safari Storme yang baru, dan fokus kepada pick-up Super Ace. Ini berarti langkah Tata nanti akan bersaing dengan Suzuki, Daihatsu dan Isuzu yang notabene adalah merek kuat di pasar mobil niaga.

 

truk-LPTA-715-44

 

Seperti diberitakan Autonetmagz, belum lama ini Tata Motors menyediakan 50 truk LPTA 715 4×4 untuk keperluan anggota Brimob, utamanya tim Search and Rescue (SAR). Nah, kelihatan kan mereka mau fokus dulu di sektor lain yang lebih bagus prospeknya? Tapi jika kondisi perekonomian kembali memulih, bukan mustahil Tata akan kembali menjual mobil penumpang lagi, apalagi dengan fokus di pasar niaga, penetrasi brand image Tata bisa lebih tepat sasaran.

 

Tapi sebenarnya merek mobil yang sudah resmi jadi pemilik Jaguar dan Land Rover ini bagaimana sih? Well, jika suka menyimak informasi yang beredar di luar sana, Tata Motors sendiri terkenal sebagai produsen mobil yang tangguh dan reliable alias bisa diajak kerja rodi, bahkan kadang lebih tangguh dari Toyota. Tapi ya itu, karena masih baru masuk di sini dan model-model mobilnya sedikit aneh sebab bercita rasa Indihe, jadi wajar kalau penjualannya tidak seberapa.