C 250 AMG

SolusiMobil.com - Minat masyarakat terhadap mobil sedan kini mulai menurun, hal itu dikarenakan pajak mobil jenis sedan memang dinilai terlalu tinggi. Tak heran jika saat ini beberapa produsen mobil sedan di Indonesia menyerukan untuk penurunan pajak mobil sedan.

 
Pernah menjadi primadona, popularitas mobil sedan kini semakin tergerus. Bahkan penjualan mobil jenis ini tertinggal jauh dari mobil jenis Sport Utility Vehicle (SUV) dan Multi Purpose Vehicle (MPV). Kini desakan untuk menurunkan pajak penjualan barang mewah (PPnBM) sedang digalang.
 
Lewat Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) lobi dengan pemerintah tengah dilakukan, paling tidak turun dari 30 pesen menjadi 10 persen. Lalu bagaimana tanggapan dari Mercedes-Benz yang selama ini dikenal sebagai produsen mobil sedan mewah ternama?
 
Menanggapi hal tersebut, Deputy Director Sales Operation and Business Network Development Mercedes-Benz Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto, dilansir VIVA menjelaskan, bahwa pihaknya juga sedang mengajukan input kepada pemerintah terkait pengurangan pajak untuk mobil sedan.
 
"Kami sedang mengajukan input ke pemerintah terkait pengurangan pajak sedan, untuk meningkatkan sedan supaya lebih bergairah lagi," kata Kariyanto di Jakarta, Selasa 28 Juni 2016.
 
Hal tersebut dilakukan karena mengingat segmen sedan yang tergolong masih rendah peminatnya di Indonesia. Maka dari itu, perlu dilakukan perubahan agar menarik penjualan segmen sedan di Tanah Air.
 
"Segmen mobil sedan selama ini masih tergolong rendah dibanding segmen lain. Kami harapkan dirangsang lagi, agar segmen sedan dapat berkembang mengikuti dengan segmen lainnya. Kita ikut Gaikindo aja gimana keputusannya. Yang pasti kita bisa mengharapkan marketnya berkembang secara keseluruhan," kata dia.