PT Esemka akan buat LCGC

SolusiMobil.com - PT  Adiperkasa Citra Esemka Hero (Esemka) berencana memulai memproduksi kendaraan komersial  Juni tahun ini dan memasarkannya di akhir tahun. Setelah itu, pada tahun berikutnya, Esemka memproduksi kendaraan penumpang segmen Low Cost Green Car (LCGC).


“Untuk model komersial barangnya (mobil) sudah ada di Juni nanti (2016), dipasarkan Agustus. Wujudnya ya pikap. Setelah itu kita akan memproduksi  kendaraan penumpang yang affordable (harga terjangkau) dan irit bahan bakar (ramah lingkungan),” tutur Managing Director Esemka, Hosea Sanjaya, di Jakarta, Senin (11/4).

Kendati tak menyebutnya sebagai mobil murah, namun dipastikan mobil  itu bakal ramah lingkungan. Soalnya, tingkat konsumsi bahan bakar mobil itu mencapai 1:20 km atau bahkan lebih.

“Mobil itu sangat affordable (terjangkau). Syarat sebuah LCGC itu tingkat konsumsi bahan bakar yang 1:20 km, tingkat emisi rendah, serta harga tak lebih dari Rp 100 juta,” ucapnya.

Sedangkan basis mesin yang bakal digunakan Hosea masih enggan menyebutkannya. Meski begitu, secara implisit dia menyebut ada sejumlah alternatif. Salah satu di antaranya adalah mesin dari pabrikan China, Geely.

Bahkan, Hosea mengaku telah bertandang ke pabrik Geely dan bertemu langsung dengan bos besar pabrikan asal Negeri Tirai Bambu. Dia menyebut pabrikan yang kini menguasai saham Volvo itu telah mengembangkan teknologi mesin yang canggih layaknya mobil-mobil Eropa. Maklum dengan mencaplok saham Volvo, Geely telah mengadposi teknologi milik Volvo.

Langkah melakukan penggabungan berbagai teknologi milik industri lain untuk merancang bangun mobil buatan Esemka, bagi Hosea bukanlah sesuatu yang diharamkan. Ada sejumlah alasan yang mendasarinya. Pertimbangan efisiensi dan efektifitas bisnis dan kesempatan mendapatkan komponen yang berkaulitas bagus menjadi alasannya.

Terlebih, fakta berbicara, dalam era global seperti saat ini, proses produksi di industri  lebih cenderung membuat nilai dengan menggabungkan produk orisinal dari pabrikan (OEM). Cara seperti itu juga dilakukan oleh sejumlah pabrikan mobil terkenal di dunia. Mereka menggunakan mesin, platform, atau bagian-bagian lainnya buatan pabrikan lain untuk mobil yang mereka buat.

Hal itu dilakukan untuk alasan efisiensi dan efektifitas. “Namun dengan catatan, standar kualitas tetap terjamin. Kita memberikan spesifikasi khusus yang kemudian dikerjakan oleh pabrikan lain yang memang memiliki keahlian di bidang itu,” kata Hosea.

Saat ini Esemka telah memiliki pabrik yang berada di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat dan di Boyolali, Jawa Tengah. Kedua pabrik itu saat ini sudah beroperasi. [Dp/Wa]