Mazda CX-5

SolusiMobil.com – Selain Mazda2 dan Mazda Biante, Mazda CX-5 merupakan tulang punggung penjualan PT Mazda Motor Indonesia (MMI). Namun sebagai salah satu kontributor terkuat, penjualan Sport Utility Vehicle (SUV) ini justru masih mengalami beberapa kendala.

 

Dikutip dari Dapurpacu, menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), sepanjang 2015 lalu, penjualan retail CX-5 sebesar 2.995 unit. Jumlah itu turun 17,9% dibanding 2014 sebanyak 3.533 unit. Wholesales tahun lalu 2.891 unit, juga turun dari 2014 sebesar 3.659 unit.

 

Penurunan wholesales Mazda CX-5 tersebut juga terjadi  selama dua bulan pertama tahun ini. Data menunjukkan, jika pada Januari 2016 Mazda berhasil mengirim sebanyak 250 unit, maka pada bulan berikutnya atau Februari turun 27,2% dengan total 182 unit.

 

Seorang tenaga pemasaran di sebuah dealer Mazda di Tangerang Selatan, tidak menampik jika Mazda CX-5 menghadapi kendala cukup berat. Versi facelifted yang disodorkan pada tahun lalu juga belum mampu memantik minat konsumen yang lebih banyak.

 

Namun, tenaga pemasar tersebut berdalih karena kondisi pasar yang masih belum membaik. “Yang lain-lain (merek lain) juga sama seperti kita penjualannya. Memang sih, dua bulan kemarin penjualan model ini (CX-5) tidak sebanyak sebelumnya,” katanya.

 

Sementara itu, Astrid Ariani Wijana, Senior Marketing MMI yang dihubungi Dapurpacu.com belum bersedia menanggapi ihwal turunnya penjualan SUV andalannya tersebut. “Maaf, kami belum ada tanggapan,” katanya singkat, Selasa (22/3).

 

Sebelumnya, di awal Februari lalu, Presiden Direktur PT MMI, Keizo Okue, mengatakan sepanjang tahun 2015, Mazda CX-5 telah menyumbangkan 48% dari total penjualan Mazda di Indonesia. Tahun itu, mobil Mazda yang dilego MMI mencapai 9.334 unit.

 

Tahun ini persaingan di segmen SUV diprediksi bakal makin ketat. Sepanjang 2015 saja, tercatat ada 39 model SUV yang dijajakan di Indonesia, dengan total 123 varian dari 17 merek mobil dari Asia maupun Amerika. Itu tidak termasuk SUV berpenggerak 4×4.

 

Sejumlah kalangan di industri otomotif menyebut, sepanjang 2015 segmen SUV tumbuh 15-18 % dibanding  2014. Data Gaikindo juga menyebut sepanjang 2015 lalu penjualan SUV – termasuk yang berpenggerak 4×4 – mencapai 133.572 unit.[Gls/Wa]