Yamaha New GT

SolusiMobil.com – Berdasarkan data dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menunjukan bahwa penjualan sepeda motor Yamaha di pasar domestik sepanjang Februari lalu hanya 139.235 unit. Ini artinya, penjualan dari Yamaha masih tertinggal jauh jika dibandingkan penjualan Honda yang dapat membukukan penjualan sebanyak 362.668 unit.

 

Menanggapi hal itu, Mohammad Masykur selaku Asisten GM Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) beralasan, bahwa perbedaan selisih penjualan antara Yamaha dengan Honda yang terpaut sekitar 38,4% di sebabkan Honda memiliki fasilitas produksi lebih banyak dibanding Yamaha.

 

“Ya gapapa, karena mereka (Honda) kan punya empat pabrik sementara kita cuma punya dua pabrik,” ungkap Masykur.

 

Kendati demikian, penjualan Yamaha pada Februari menunjukan peningkatan. Jika pada Januari tercatat sebanyak 112.124 unit sementara pada Februari penjualannya sebanyak 139.235 unit.

 

Peningkatan tersebut, lanjut Masykur, karena dipicu oleh adanya penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan tarif dasar listrik. Terlebih, Yamaha juga menyodorkan sejumlah produk baru, seperti Yamaha Vino 125, Aerox 125, dan Xabre.

 

Penjualan Februari Meningkat

 

Dikutip dari Dapurpacu, selain Honda dan Yamaha, di urutan ketiga ditempati Suzuki menorehkan penjualan sebanyak 11.721 unit, dan Kawasaki di posisi keempat dengan perolehan 11.081 unit. Adapun TVS yang berada di urutan kelima membukukan penjualan 159 unit.

 

Penjualan  motor di pasar domestik sepanjang Februari tercatat mengalami kenaikan dibanding bulan sebelumnya. Total penjualan sebanyak 524.864 unit atau naik 108.601 unit, dibanding Januari yang hanya 416.263 unit.

 

“Semua merek, pada Februari mencatatkan kenaikan penjualan. Memang, harus diakui, penjualan pada bulan Januari menurun, hal ini dikarenakan APM (agen pemegang merek) masih menghabiskan sisa stok yang menumpuk di Desember. Nah, kalau Februari sudah kembali pada situasi normal atau benar-benar produksi baru,” papar Ketua Bidang Komersial AISI, Sigit Kumala.

 

Hanya memang, lanjut Sigit, jika dibanding beberapa tahun sebelumnya, penjualan rata-rata bulanan pada awal 2016 ini masih lebih rendah. Bahkan jika dibanding 2015 lalu. “Secara kumulatif  dua bulan pertama, atau Januari dan Februari 2015, penjualan mencapai 1,1 juta, tapi sekarang 941.127 unit (penjualan domestik). Artinya  faktor daya beli masyarakat masih belum beranjak naik,” papar Sigit.

 

Sementara,  jika digabung dengan pasar ekspor, penjualan sepanjang Februari mencapai 551.930 unit. Dalam daftar penjualan di pasar domestik dan ekspor ini, Honda masih berada di urutan pertama dengan 367.958 unit, disusul Yamaha 154.976 unit, dan Suzuki 16.089 unit.[Gls/Wa]