Motor Listrik Gesits

SolusiMobil.com - Kementerian Perindustrian terus menggodok regulasi motor listrik bersama pihak lain termasuk Kementerian Perhubungan. Salah satu yang menjadi pembahasan utama yaitu penerbitan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).


Dilansir Dapurpacu, Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin mengatakan, pihaknya terus melakukan koordinasi bersama elemen lain sebab spesifikasi motor listrik berbeda dengan motor konvensional berbahan bakar minyak.

“Sedang kita bahas bersama, salah satunya Kemenhub. Terutama nanti kalau dikeluarkan surat seperti STNK. Motor listik tidak ada cc-nya. Nah ini perlu regulasi agar nanti dalam STNK bisa ditetapkan,” kata Saleh, Selasa (18/5).

Kemenperin kata Saleh, memberi apresiasi terhadap motor listrik. Sebab selain memiliki keunggulan ramah lingkungan, sudah saatnya Indonesia beranjak mengadopsi teknologi terkini yang mulai menjadi tren di tingkat global.

“Kemenperin tentu setuju dengan kemajuan teknologi ke depannya, motor listrik memang semakin diminati. Ini dilangkahi dengan kebijakan dalam rangka mendukung industri tersebut,” imbuhnya.

Gesits
Terkait dengan kelahiran Gesits, Saleh mengaku berminat untuk membeli skuter listrik hasil kerjasama Garansido-ITS. Namun ia menegaskan hal terpenting saat ini ialah bagaimana motor masuk jalur produksi.

Saat ini Gesits masih tahap prototipe dan perlu melakukan sejumlah tahap uji coba. Pihak Garansindo-ITS mengatakan motor bakal masuk produksi 2017. Kemudian baru resmi dijual pada 2018. Banderol ditaksir sekitar Rp 15 jutaan.[Gls/Wa]