Kawasaki Z125 Pro

SolusiMobil.com - PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) memastikan bahwa Z125 Pro yang dijual di Amerika Serikat (AS) berbeda dengan di Indonesia. Sehingga KMI tidak perlu melakukan recall terhadap Z125 Pro.


“Beda itu yang di AS sama kita. Memang tiap negara berbeda. Jadi di Indonesia tidak berpengaruh sama sekali,” kata Michael Chandra Tanadi, deputy head sales and promotion PT KMI, seperti dilansir Dapurpacu.

Letak perbedaan kata Michael mencakup hampir semua sisi. Mulai dari eksterior hingga beberapa komponen mesin. “Lampu depannya saja kalau diperhatikan sudah beda, yang lainnya juga,” imbuhnya.

Bahkan lanjut Michael, meski Z125 Pro yang dipasarkan di Indonesia diimpor dari Thailand namun tetap ada perbedaan. Hal ini mengikuti regulasi di tiap negara, jadi ada penyesuaian untuk negara tertentu.

“Di Thailand sama Indonesia juga sedikit beda. Di Thailand itu ada tambahan apa gitu saya lupa di tangki-nya. Saya musti cek lagi nanti. Itu sesuai peraturan di sana supaya bensin tidak bocor,” katanya.

DI AS, Kawasaki menarik 1.282 unit Z125 Pro yang diproduksi sebelum 9 Juni 2016. Recall tersebut dilakukan karena NHTSA menemukan oli shock breaker belakang berpotensi bocor dan meningkatkan faktor kecelakaan.

Dokumen yang dirilis NHTSA menyebut kebocoran disebabkan penggunaan oli yang tidak tepat saat proses manufaktur. Akibatnya, seal tidak mampu menahan oli dan menyebabkan kebocoran saat shock berkerja.