Ford Ranger

SolusiMobil.com - Pengumuman Ford untuk berhenti dari aktifitas bisnisnya di Tanah Air tentunya membuat para pemilik mobil kaget. Karena hal ini dapat merugikan para pemilik mobil buatan Amerika Serikat ini.


Bahkan, ada seorang pelanggan Ford, David Tobing, yang mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dia adalah pemilik Ford Everest 2.5 XLT lansiran 2006 yang merasa dirugikan dengan keputusan Ford hengkang dari Indonesia.

Namun, belakangan ini beredar kabar rencana penghentian operasional Ford akan ditunda. Hal itu tertuang dalam keputusan damai itu ditandatangani Presiden Direktur FMI Bagus Susanto, dan David Tobing, Senin, 11 April 2016.

FMI menyatakan tidak akan menutup semua kegiatan mereka, hingga ada pihak ketiga yang meneruskan layanan Ford di Indonesia.

“Hingga saat ini, jaringan diler FMI masih terus beroperasi dalam menyediakan seluruh dukungan penjualan dan layanan purna jual untuk para pelanggan. Kami akan menginformasikan kepada konsumen, apabila ada perubahan atau transisi di kemudian hari,” ujar Direktur Komunikasi FMI Lea Kartika Indra.

Lea juga menegaskan, saat ini sedang berupaya keras menunjuk pihak ketiga sebagai salah satu bukti komitmen FMI memberikan layanan terbaik mereka.

"Hal ini sudah merupakan komitmen dan niat Ford sejak semula untuk tidak tutup, bubar atau mengakhiri operasinya, sebelum menunjuk pihak ketiga yang kredibel untuk melaksanakan kewajiban pelayanan purna jual dan ketersediaan suku cadang kendaraannya di Indonesia," katanya. [Vv/Wa]