Honda CBR1000rr 2016

SolusiMobil.com - Sejak awal tahun lalu, PT Astra Honda Motor (AHM) sudah memasarkan sebanyak 7 model big bike, meliputi Honda CBR1000RR Fireblade SP, NM4 Vultus, CBR 650 F, CB 650 F ABS, CB 500 X ABS, CB 500 F, dan CBR 500R. Sayangnya semua model yang dijual di Tanah Air masih impor sehingga harga jualnya cukup mahal.


Salah satu cara untuk menekan harga jual adalah dengan merakit lokal. Namun AHM masih enggan untuk merakit atau memproduksinya secara lokal. Padahal Honda memiliki pabrik yang berlokasi di Karawang dan Sunter, sempat menjadi penjual motor Honda terbanyak di dunia pada 2014.

Dilansir Dapurpacu, Margono Tanuwijaya selaku Direktur Marketing PT Astra Honda Motor beralasan, salah satu penyebabnya yakni ketidaksesuaian regulasi yang berlaku saat ini. Standar emisi Indonesia masih berada jauh dari yang digunakan secara global.

“Kalau di Thailand itu kan sudah Euro 5, sedangkan di Indonesia masih Euro 3. Standar emisi Thailand sudah sama dengan Eropa. Untuk bisa memproduksi, regulasinya harus mendukung juga,” ungkapnya.

Disamping itu, kebijakan pemerintah mengenai pajak juga dianggap cukup memberatkan. Soalnya, motor besar yang diproduksi tak hanya ditujukan untuk pasar domestik, tapi juga global.

Selama setahun lebih, AHM baru mampu menjual ketujuh model big bike-nya sebanyak kurang dari 200 unit. Beban pajak barang mewah (PPNBM) masih menjadi faktor AHM tidak bisa menekan harga jual. [Rdo/Wa]