Toyota Sienta

SolusiMobil.com – Setelah dikabarkan akan dirilis pada April mendatang di gelaran Indonesia Internasional Motor Show 2016, kini informasi mengenai kisaran harga dari  Toyota Sienta mulai beredar.

Beberapa sumber di dealer Toyota menyebut mobil ini dibanderol mulai Rp 200 jutaan. “Kami baru mendapatkan informasi soal harga, sekitar itu,” tutur sumber tersebut yang dikutip dari Dapurpacu, Selasa (8/3).

 

Harga ini cukup masuk akal. Soalnya, di Jepang, pesaing Honda Freed ini dibanderol mulai 1,68 juta yen atau sekitar Rp 185 jutaan. Artinya, dengan tambahan sederet tarif perpajakan plus margin keuntungan yang harus diraup agen pemegang merek maupun diler, harga di Indonesia  pada kisaran plus minus Rp 200 jutaan terbilang rasional.

 

Terlebih bila membandingkannya dengan harga yang dipatok oleh Honda untuk Freed yang  sebesar Rp 226 – 293 juta. Angka yang dipatok Toyota pada kisaran Rp 200 jutaan plus minus, cukup bersaing.

 

Hanya, sampai saat ini pihak dealer  baru sebatas mendapatkan informasi soal jadwal perkenalan, kisaran harga, serta varian warna yang ditawarkan untuk Toyota Sienta. “Untuk waktunya, pihak Toyota Astra Motor (TAM) masih dalam pembicaraan internal mereka, jadi pihak dealer belum dapat bocoran waktunya,” kata sumber yang tak bersedia disebut jatidirinya itu.

 

Toyota New Sienta pertama kali meluncur di Jepang Juli tahun lalu. Sejak itu, mulai santer terdengar kabar yang menyebut Toyota Motor juga berniat menjadikannya salah satu portofolio untuk menggempur pasar Indonesia. Maklum, Honda Freed sebelumnya melenggang sendirian di segmen ini.

 

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia menunjukan, sepanjang tahun lalu, penjualan secara ritel Honda Fredd  mencapai 4.318 unit. Jumlah yang cukup menggiurkan.

 

Di Jepang, Sienta tersedia dalam dua pilihan sumber tenaga, yakni mesin konvensional berbahan bakar bensin dan tberteknologi hybrid. Mesin bensin berkapasitas 1.5 liter. Adapun untuk varian hybrid menggabungkan antara mesin bensin 1.5 liter dengan sebuah motor listrik.

 

Varian ini diklaim mampu menyemburkan tenaga hingga 74 hp. Sedangkan tingkat konsumsi bahan bakarnya 1:27,2 kilometer, sehingga mendapat keringanan pajak mobil ramah lingkungan dari pemerintah setempat.