BMW X1

SolusiMobil.com - All New BMW X1 yang baru diluncurkan BMW Group Indonesia, Rabu (11/5), memiliki banderol sedikit lebih murah dari generasi sebelumnya. Hal ini disebabkan karena mobil diproduksi lokal menggunakan status Semi Knock Down (SKD).


Sebagai perbandingan, sebelumnya BMW menjual tiga varian X1, dengan banderol mulai Rp 629 juta-Rp 689 juta. Sedangkan X1 terbaru hanya tersedia dua varian, yakni sDrive 18i yang dilepas Rp 619 juta, dan sDrive xLine Rp 659 juta.

“Dari BMW pastinya sangat menguntungkan. Pertama ini bisa membuktikan komitmen BMW untuk Indonesia (merakit lokal). Kedua ialah transfer teknologi,” kata Jodie Otania, Head of Corporate Communications BMW Group Indonesia.

Dikutip dari Dapurpacu, dengan merakit lokal dan mengimpor komponen terurai, BMW Indonesia dapat menekan harga jual karena produk yang dihasilkan tidak dibebankan sejumlah pajak impor kendaraan utuh (CBU) hingga pajak barang mewah.

BMW Group Indonesia pertama kali merakit lokal X1 pada 2011. Namun BMW tidak merakitnya dari pabrik sendiri, melainkan menyerahkan tugas tersebut kepada PT Gaya Motor, anak perusahaan Astra Internasional di Sunter, Jakarta Utara.

Eko Priyanto, Process Leader PT Gaya Motor BMW mengatakan, dalam sehari pabrik mampu melahirkan 12 unit mobil BMW dalam satu shift (8 jam). Jalur produksi didesain common line, artinya bisa menghasilkan beberapa model lain dalam satu jalur.

“Kalau permintaan All New BMW X1 itu BMW yang menentukan besarannya. Kami hanya mengikuti. Namun untuk sekarang ini, karena mobilnya baru launching, paling besar memang All New BMW X1. Bisa 8 unit keluar dalam sehari,” pungkas Eko.[Gls/Wa]