Automatic Brake System

SolusiMobil.com - Toyota menginformasikan bahwa pada 2017 nanti, hampir seluruh produk mereka di Amerika Serikat akan dilengkapi dengan rem darurat otomatis. Ini berarti 4 tahun lebih awal dari rencana National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), yaitu sebuah badan yang berwenang atas keselamatan berkendara di Amerika Serikat, akan memberlakukan teknologi tersebut sebagai peranti keselamatan standar dunia otomotif ditahun 2022 mendatang.

 

Baik Toyota maupun Lexus akan menawarkan paket keamanan standar yang dikenal dengan Lexus Safety System + dan Toyota Safety Sense untuk 25 dari 30 model yang akan diluncurkan akhir tahun 2017. Kedua paket tersebut fokus kepada 3 zona keselamatan, termasuk didalamnya 3 sistem keamanan, yaitu pre-collision, lane departure alert and automatic high beams.
 
Teknologi pre-collision bekerja dengan menggunakan kamera dan laser untuk mendeteksi posisi kendaraan didepan, serta memperingatkan pengemudi jika ada kemungkinan terjadi tabrakan. Ketika pengemudi menginjak rem untuk menghindari tabrakan, maka sistem dapat menyediakan energi deselerasi tambahan bila diperlukan. Namun seandainya pengemudi tidak menginjak rem saat tabrakan segera terjadi, maka sistem secara otomatis mengaplikasikan rem yang akan mengurangi kecepatan mobil hingga 30kpj. Lane departure warning berfungsi untuk memberi peringatan kepada pengendara jika kendaraan tidak berjalan dengan arah lintasan lurus, sementara automatic highbeams akan otomatis mengatur ketinggian sorot lampu utama demi menghindari tembakan sinar langsung kewajah pengemudi dari arah yang berlawanan.
 
Nah, bagaimana dengan Toyota Indonesia? kapan teknologi tersebut akan menjadi fitur standar disini?.[ag/tm]