Yellow Box Junction

SolusiMobil.com - Sejumlah rambu-rambu di jalan raya tentunya bertujuan untuk mempermudah dan memberikan kenyamanan kepada semua pengendara di jalan. Sayangnya, tidak semua pengendara mengerti atau mengetahui maknanya.


Misalnya, gambar bujur sangkar atau persegi panjang berwarna kuning dengan ukuran besar di tengah perempatan lampu merah. Gambar kotak berwarna kuning tersebut disebut Yellow Box Junction (YBJ).

Seperti dilansir Dapurpacu, YBJ adalah marka jalan yang bertujuan mencegah terjadinya kepadatan lalu lintas di jalur, dan berakibat tersendatnya arus kendaraan di jalur lain yang tidak padat. Adanya YBJ, diharapkan kepadatan lalu lintas di persimpangan tidak terkunci.

Marka jalan Yellow Box Junction sangat berguna di persimpangan-persimpangan jalan padat, jalan-jalan utama, serta saat waktu puncak kepadatan lalu lintas.

Masih banyaknya pengguna kendaraan bermotor tetap menerobos traffic light, saat antrian kendaraan di depannya belum terurai. Dengan YBJ itu, walaupun traffic Light sudah hijau, pengguna jalan yang belum masuk YBJ harus berhenti ketika ada kendaraan lain di dalam YBJ. Mereka baru bisa maju jika kendaraan di dalam YBJ sudah keluar.

Bagi pengendara yang tetap memaksa memasukkan kendaraannya ke dalam YBJ, padahal masih ada kendaraan lain di dalamnya, maka akan ditindak, ini sama saja melanggar marka jalan.

Dalam penjelasan UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan, pasal 287 (2) juncto pasal 106 (4) huruf a, b tentang rambu-rambu lalu lintas dan berhenti di belakang garis stop. Pidananya ialah kurungan dua bulan penjara atau denda Rp 500.000.