Suzuki Grand Vitara

SolusiMobil.com - Selain Volkswagen, yang terdeteksi pertama kali mencurangi uji emisi dengan software penipu oleh badan berwenang yang mengatur regulasi gas buang mobil mulai mencurigai merek lain. Mulai dari Mercedes Benz, Renault, dan sekarang Fiat pun kena tes akibat kecurigaan praktek kecurangan yang sama. Sialnya, merek mobil lain yang memakai mesin rancangan satu dari sekian merek itu juga kena dampaknya.


Maksudnya adalah Suzuki. Dikutip dari Autonetmagz, mesin diesel buatan Fiat Group ini ada sejak tahun 2006, yang artinya sudah 10 tahun digunakan. Suzuki melihat mesin ini, dan pada akhirnya tertarik untuk memasangnya di mobil-mobil baru mereka, tidak terkecuali Vitara baru dan SX4 S-Cross. Jangan tertipu dengan nama mesinnya, biarpun Suzuki menyebut teknologi dieselnya sebagai DDiS, itu hanya rebadge dari mesin MultiJet Fiat.

Hingga saat ini, Lembaga Federal Kendaraan Bermotor Jerman atau yang disingkat KBA mencurigai mesin DDiS Suzuki yang merupakan mesin yang sama dengan MultiJet Fiat juga punya emisi berlebih, karena saat pengetesan di dunia nyata, mesin MultiJet Fiat gagal memenuhi batas toleransi emisi NOx. Hanya mesin 1.600 cc-nya saja yang diduga bermasalah, belum ada pernyataan soal mesin berkapasitas kurang atau lebih dari itu.

Mengetahui hal ini, Suzuki di Jerman akan siap untuk menarik kembali alias merecall kendaraan mereka yang ada di sana. Suzuki hanya menunjuk Vitara dan SX4 S-Cross sebagai unit yang direcall, karena hanya mereka berdua yang pakai mesin 1.600 cc. Kecurangan diduga ada pada sistem sirkulasi ulang gas buang, alias EGR yang bisa mati pada suhu tertentu dan melepaskan emisi NOx lebih banyak dari biasanya.

Entah Fiat akan membantu Suzuki atau tidak dalam upaya pemberesan masalah mesin diesel ini, karena mesin diesel ini adalah buatan mereka. Akan jadi bagus jika Fiat juga mau mengurus mesin-mesin diesel Suzuki yang dicurigai juga.[Hs/Wa]