Gambar paten Smart eScooter

SolusiMobil.com - Gambar paten Smart eScooter tertangkap telah didaftarkan kepada Hak Kekayaaan Intelektual Uni Eropa. Namun, belum ada tanda-tanda motor listrik untuk keperluan mobilitas di perkotaan ini bakal masuk jalur produksi.


Dari gambar ilustrasi, terlihat dimensi motor cukup kompak kendati ditengarai lebih besar dari Piaggio Zip. Pun demikian dengan paten yang menunjukkan motor hanya memiliki single seater, kemungkinan dapat ditukar jadi dual seat seperti Peugoet Django.

Smart-electric-scooter-patent-2

Belum ada rincian teknis mengenai penggerak. Satu yang pasti, suspensi depan memakai teleskopik ganda, sedangkan lengan ayun belakang dobel seperti era Yamaha Nuovo. Rem belakang juga dibekali dua piston menjamin kepakeman.

Smart eScooter sejatinya bukan barang baru ‘mainan’ Daimler AD. Holding yang menaungi Mercede-Benz ini pernah mengungkap versi konsep eScooter pada 2012 silam. Namun hingga tenggat produksi pada 2014 belum ada kejelasan hingga sekarang.

Masalahnya karena Daimler menandatangani perjanjian kemitraan dengan produsen skuter listrik Vectrix yang ternyata bangkrut di pertengahan tahun 2014. Otomatis proyek skuter Daimler ikut terseok kendati saat itu sangat potensial.

Dikutip dari Dapurpacu, setelah dipatenkan, Daimler memiliki hak untuk menyimpan desain eScooter sampai 2019. Jika sampai saat itu motor belum diproduksi, maka perusahaan lain bisa ‘meniru’ dan tidak ada payung hukum membawa ke meja hijau.