Elon Musk

SolusiMobil.com – Ada tawaran menarik dari pemerintah Prancis kepada Elon Musk pasca pengenalan Tesla Model 3. Di acara yang diadakan untuk para pemilik Tesla di Prancis, Ségolène Royal selaku Menteri Lingkungan dan Energi menawarkan area bekas pembangkit listrik tenaga nuklir di sekitar timur laut Alsace, Prancis untuk menjadi basis produksi Tesla di Eropa, demikian menurut LCP via Electrek. Nama bekas PLTN itu adalah Fessenheim.


Elon Musk sendiri mengomentari soal lokasinya setelah ia mencari tahu bahwa tempat yang punya fasilitas bertenaga nuklir itu berbatasan dengan Swiss dan Jerman, serta dekat dengan sungai Rhine. Menurutnya, lokasi geografisnya cocok untuk dijadikan pabrik baru Tesla, dan sekarang pemerintah Prancis serta penduduk Alsace sedang harap-harap cemas, berdoa supaya Elon Musk mau bikin pabrik Tesla di sana.

Jelas saja mereka berharap Tesla berminat, soalnya PLTN Fessenheim akan mulai menutup kegiatannya di tahun ini, dan pemerintah berharap bahwa kesepakatan dengan Tesla – meskipun mereka tahu kalau ini cukup menantang – akan memungkinkan para pekerja yang tadinya bekerja di sana untuk tetap bekerja dan membawa pertumbuhan ekonomi ke wilayah tersebut . Singkatnya, mencegah angka pengangguran di sana akibat PHK.

Sang Menteri pun berkata  “Ini akan menjadi hebat, karena kami mengumumkan penutupan Fessenheim, dan ada sesuatu yang dibangun, mengganti lembaran halaman lama dan kemudian melihat masa depan,” katanya, sekaligus menekankan bahwa,”Selain itu, mobil listrik adalah industri masa depan.”

Para pejabat setempat akan bertemu dengan perwakilan dari Tesla akhir bulan ini di mana mereka berharap untuk menghasilkan kesepakatan kompensasi untuk penutupan PLTN dengan EDF Energy sekaligus memberikan tawaran menarik untuk Tesla. Baguslah, asal waktu alih fungsi PLTN menjadi pabrik, jangan ada kebocoran di reaktor nuklir nomor 4 ya. Kami tidak mau Alsace bernasib sama seperti Chernobyl. [Anm/Wa]