Rem darurat otomatis

SolusiMobil.com – Sejumlah produsen mobil di Amerika sepakat untuk memasang rem darurat otomatis. Program yang bertujuan mengurangi kecelakaan itu ditargetkan rampung pada September tahun 2022.

 

Seperti diberitakan Dapurpacu, pernyataan Lembaga Keselamatan Jalan Raya Nasional (NHTSA) yang dikutip Reuters, Kamis (17/3) menyebut, telah ada 10 pabrikan mobil menyepakati ketentuan itu. Diantara mereka terdapat Toyota Motor Corporation, General Motors, Ford Motor Company, Fiat Chrysler Automobile, Honda Motor Company, Volkswagen AG.

 

Pengereman otomatis itu dirancang untuk membantu menghentikan mobil di saat menghadapi kondisi sulit yakni ketika potensi tabrakan sudah ada di depan mata. Alat itu bekerja baik saat pengemudi mobil melakukan pengereman maupun saat mereka tidak sempat atau telat melakukannya. Walhasil, kecelakaan bisa dihindarkan.

 

Memang, waktu yang dibutuhkan oleh pabrikan untuk mengembangkan mobil dengan  rem otomatis itu lebih lama. Terlebih, jika mobil yanbg akan dipasangi memiliki kendala teknis yang lebih sulit, termasuk mobil bertransmisi manual.

 

Kepala NHTSA, Mark Rosekind, mengatakan kesepakatan sukarela itu tercapai sebelum peraturan resmi tentang penggunaan rem otomatis di mobil diterapkan. Hal itu, lanjut, sebuah perkembangan yang menggembirakan bagi langkah untuk mengurangi jumlah kecelakaan.

 

“Kami sangat gembira tentang hal ini,” tuturnya.

 

Lembaga Asuransi untuk Keselamatan Lalu-lintas (IIHS) menyebut teknologi pengereman otomatis itu bakal mengurangi angka kecelakaan hingga 20 persen. “Jika secara matematis, jumlah kecelakaan saban tahun mencapai 5 juta, maka dengan penurunan hingga 20 persen, berarti jumlah kecelakaan akan berkurang 1 juta,” bunyi pernyataan lembaga tersebut.

 

Sementara, National Transportation Safety Board and Consumer Reports, melaporkan sepanjang tahun 2012  sebanyak 1.705 kecelakaan terjadi di jalanan Amerika. “Sekitar 87 persen korban (kecelakaan itu) tewas dan 547.000 orang mengalami luka,” sebut lembaga itu. [Car/Wa]