Apollo Arrow

SolusiMobil.com – Gumpert Apollo memang pernah tutup karena masalah finansial. Namun Roland Gumpert akhirnya mendapat kucuran dana dari Tiongkok, seperti biasa perusahaan yang tersandung masalah financial ini akhirnya berjalan kembali dan berganti nama menjadi Apollo. Lalu seperti apa model-model produsinya?

 

Model terbaru paling anyar yang pernah terlihat teasernya adalah sosok ini. Model ini disebut Apollo Arrow dan lucunya dibandingkan Gumpert Apollo yang tampilannya seperti supercar nineties itu Apollo Arrow justru futuristik ganteng tiada tara. Namun tampilan sangar ini bukanlah cuman karena pandai mendesain semata, tapi juga ingin meminimalisir koefisien drag, memperbaiki rasio downforce dan tentu saja memaksimalkan pendinginan. Secara tampilan memang tajam dan panjang layaknya namannya.

 

apollo-arrow-genewa-2016-2

 

Namun sebagai jati diri hypercar, maka model ini haruslah sangat-sangat ringan dan sangat-sangat buas. Dikutip dari Autonetmagz, hal pertama yang dilakukan adalah menggunakan bodyshell carbon agar lebih maksimal, hasilnya tercapai dengan target bobot sekitar 1.300 kg. Dengan desain yang menningkatkan downforce juga mobil ini semakin agile di tikungan dengan kondisi kecepatan tinggi. Oh ya mobil ini masih mempunyai gullwing nan besar itu sebagai ciri khasnya yang tercermin di Gumpert Apollo.

 

Sudah membicarakan bagian berat badan kini membicarakan tentan mesinnya, sebagai hypercar sesuai judul di atas tenaganya juga fantastis dengan perolehan angka 1.000hp. Sayangnya ia bukanlah plug-in hybrid seperti kompetitor yang eksis saat ini, Mclaren P1, Porsche 918 dan Ferrari siFerrari. Cukup dengan unit mesin 4.0-liter twin-turbo V8 maka didapatkan tenaga 1000 hp dengan torsi 1000 Nm yang disinkronisasikan dengan transmisi kopling ganda CIMA 7-speed.

 

apollo-arrow-genewa-2016-3

 

Hasilnya mobil ini bisa melesat 0-100 km/jam hanya butuh waktu 2.9 detik saja, untuk menyentuh 200 km/jam juga hanya butuh 8,8 detik pula. Lalu bagaimana dengan topspeednya? Anda akan dimanjakan 360 km/jam untuk itu, setara dengan Lamborghini Cetenario yang juga baru tampil. Meski baru sebatas perkenalan di Geneva Motor Show 2015, mobil ini sudah diklaim sebagai mobil legal jalan raya dengan memenuhi syarat FIA.