Irfan Ardiansyah

SolusiMobil.com – Irfan Ardiansyah, pebalap asal Semarang rupanya punya trik menirik untuk mendapat perhatian dari Alberto Puig selaku mentor di ajang Shell Advance Asia Talent Cup 2016.

 

Seperti diberitakan Dapurpacu, di balapan yang digagas Dorna Sport (promotor MotoGP) tersebut, Irfan harus bertarung dengan 22 pebalap dari 8 negara. Guna menorehkan hasil positif, Irfan mulai blusukan ke para senior, dengan berdiskusi bersama Andi Gilang dan Gerry Salim, sekaligus jadi lawannya di ATC.

 

“Banyak hal yang saya dapat jika berdiskusi dengan Andi Gilang dan Gerry Salim, mereka berdua punya pengalaman, karena telah mengikuti ATC dari musim 2015. Kami membahas mulai settingan motor sampai menaklukkan racing line sirkuit Buriram,” terang pebalap binaan PT. Astra Honda Motor (AHM) ini.

 

Selain berdiskusi, pebalap yang dipayungi Astra Honda Racing Team (AHRT) ini juga sering melihat video-video ATC musim 2015, sembari mengambil pelajaran terutama karakter sirkuit.

 

“Saya berkali-kali melihat video ATC musim 2015 yang juga digelar di sirkuit Buriram, Thailand. Dengan melihat video tersebut minimal saya punya pandangan soal sirkuit ini, jadi nanti tinggal disesuaikan saat saya berada di atas motor,” lanjut pebalap asal Semarang berusia 17 tahun.

 

Di ajang pembibitan ini, jika Irfan dapat memaksimalkan cara dan menampilkan kemampuan balapnya, bukan tidak mungkin dia mampu mencuri perhatian mantan mentor Dani Pedrosa dan Casey Stoner, bahkan berkesempatan balapan di ajang lebih tinggi.

 

Mulai hari ini hingga lusa (11-13/3), Shell Advance Asia Talent Cup 2016 memasuki seri pertama yang digelar di Sirkuit Buriram, Thailand.[Hml/Wa]