Uji tabrak Suzuki Baleno

SolusiMobil.com - Untuk mengetahui tingkat keamanan sebuah kendaraan, mobil harus menjalani uji tabrak terlebih dahulu. Meskipun uji tabrak kerap membuat pabrikan mobil was-was. Hal ini tidak mengherankan, karena bisa saja produk andalan mereka tidak lolos atau hanya mendapat nilai rendah.

Namun, uji tabrak juga bisa menjadi bahan untuk promosi, jika hasil yang didapat memuaskan. Akan lebih bergengsi lagi jika produk yang diuji mendapat peringkat lima bintang, yang merupakan tingkat paling tinggi.

Terkait uji tabrak, baru-baru ini badan keselamatan EURO NCAP (New Car Assessment Program) melakukan pengujian pada mobil terbaru Suzuki, yaitu Baleno.

Berbeda dengan generasi sebelumnya, Baleno terbaru mengusung bentuk hatchback, namun tetap dilengkapi dengan empat pintu dan satu pintu bagasi.

Dilansir dari VIVA, Kamis, 21 April 2016, mobil ini diposisikan di atas produk Suzuki lainnya, Swift. Secara dimensi, Baleno anyar memiliki panjang 3,99 meter, lebar 1,74 meter dan tinggi 1,47 meter.

Saat berada di ruang pengujian EURO NCAP, Baleno baru ini diuji sebanyak dua kali. Pengujian pertama dilakukan dengan kondisi mobil standar, sementara yang kedua dilengkapi dengan fitur opsional sistem pengereman otomatis.

Hasilnya, saat pengujian pertama, mobil ini mendapat nilai tiga bintang. Saat ditabrakkan ke penghalang yang lebarnya setengah dari lebar mobil, hasil yang didapat cukup memuaskan.

Namun, ketika seluruh bagian depan dihantamkan ke penghalang, ada luka pada bagian dada pengemudi yang dianggap cukup riskan.

Sementara saat pengujian dari samping, baik penghalang besar maupun tiang menghasilkan nilai yang kurang memuaskan. Hal ini dikarenakan kantong udara samping tidak mengembang seperti yang seharusnya, sehingga nilai yang diberikan tidak penuh.

Pada pengujian kedua dengan penambahan sistem pengereman otomatis, nilai yang diberikan satu tingkat lebih tinggi, yakni empat bintang. Di Jerman, mobil ini dijual dengan harga mulai dari 13.790 Euro, atau sekitar Rp206,2 juta.[Kw/Wa]