BAC Mono berbahan graphene

SolusiMobil.com - Serat karbon saat ini tengah digandrungi manufaktur supercar macam Ferrari hingga Lamborghini. Namun lain cerita dengan produsen mobil kencang asal Inggris yakni BAC mengunggulkan graphene.


BAC menerapkannya pada supercar single seater, Mono. Seperti dilansir Dapurpacu, diyakini penggunaannya menghemat bobot hingga 20% berbanding serat karbon standar. Terbuat dari lembaran karbon tipis, namun diklaim 200 kali lebih kuat dari baja. Diyakini bila dibuat dalam skala besar biaya produksinya lebih rendah selain meningkatkan performa dan lebih efesien bahan bakar.

BAC-Mono-graphene-2016_02


“BAC merupakan tempat paling unik dalam pengembangan industri permobilan serta menghadirkan langkah lebih inovatif, begitupula dengan mengunggulkan Graphene,” ujar BAC Development Director and co-founder Neill Briggs.

“Di BAC kita tak menunggu teknologi baru untuk digunakan, tapi kita mencari tahu sejauh mana yang terbaik untuk tetap lebih terdepan dalam bisnis permobilan dan industri balapan,” tambah Briggs.

“Bisa lebih jauh menekan bobot kendaraan dan meningkatkan kekuatan bodi memungkinkan kita menyajikan performa mantap kepada konsumen. Ini adalah inovasi luar biasa pada Mono dan kita bangga mengandalkan Graphene bersama Haydele Composite Solution Ltd,” tegasnya.