Aston Martin Vanquish 2014

SolusiMobil.com – Produsen Aston Martin akan tetap menjaga tradisi dengan tidak akan berhenti mengaplikasikan girboks manual di kendaraan mereka, bahkan hingga menjadi produsen mobil terakhir.

 

Janji tersebut disampaikan langsung oleh CEO Andy Palmer, dengan isyarat bahwa dia bukan pendukung pada transmisi dual clutch (kopling ganda), karena dianggap memiliki bobot lebih dan kompleksitas rumit.

 

Keputusan Aston Martin itu berbanding terbalik dengan tren yang dilakukan sejumlah produsen mewah Eropa lainnya. Seperti Ferrari, Audi, Lamborghini dan Porsche.

 

Ferrari misalnya sudah mulai menghilangkan pilihan girboks manual pada beberapa model, Ferrari 599 GTB dan F430. Sedangkan Porsche untuk model 911 GT3 RS dan Lamborghini pada model Murcielago LP640, Gallardo LP560-4, serta Audi R8.

 

Penurunan permintaan pada mobil bertransmisi manual tersebut, telah disinggung oleh CEO Stephan Winkelman bahwa, “Contoh pada model Gallardo, hanya 5% yang menginginkan trasnmisi manual dan itu hampir ke arah 0%.”

 

Selain itu secara teknis, transmisi manual dianggap sudah cukup sulit jika disesuaikan dengan teknologi berkendara terkini. “Apalagi ketika kami memasangkannya pada model Huracan-memiliki pengaturan 3 pilihan berkendara (Strada, Sport, Corsa)- dan diprogram menuntut konektivitas yang harmonis, sehingga itu jadi sangat kompleks,” imbuhnya.[Dp/Wa]