Industri Otomotif Pakistan

 

SolusiMobil.com - Federasi Kamar Dagang dan Industri Pakistan (FPCCI) sudah mengatakan bahwa baru-baru ini mengumumkan Kebijakan Pengembangan Otomotif 2016-2021 yang memberikan semangat tetapi jauh dari sempurna.

 

Abdul Rauf Alam, Presiden FPCCI, dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa berkomentar bahwa kebijakan yang diungkapkan setelah tertunda tiga tahun memberikan dorongan kepada produsen baru untuk memasuki pasar sementara teknologi terbaru dipromosikan tetapi tampaknya sulit dalam skenario sekarang ini.

 

Dia menunjukkan bahwa Pakistan terus menggunakan bensin yang di bawah standar, RON 87, selama 20 tahun terakhir sementara seluruh dunia, kecuali Somalia, telah beralih ke RON 92, RON 94, dll, yang tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga menghemat biaya bagi perbaikan kendaraan.

 

Ia mengatakan konsumsi bensin di Pakistan tetap sekitar 17.000 ton per hari, yang mana hampir 55% dikonsumsi oleh pengendara sepeda motor yang pantas mendapatkan bahan bakar berkualitas baik yang sesuai bagi lingkungan.

 

Ia mengemukakan bahwa impor bahan bakar di bawah standar yang masih berlanjut telah mendorong pemasok internasional menjauhi pasar Pakistan, meninggalkan pemerintahnya yang tergantung pada beberapa pemasok tanpa persaingan.

 

Presiden FPCCI ini menyarankan bahwa industri minyak harus berinvestasi dalam meningkatkan teknologi, meningkatkan kapasitas penyimpanan dan mengimpor bahan bakar berkualitas untuk menghemat biaya bagi masyarakat dan industri, yang sudah menghadapi kerugian akibat beredarnya pelumas di bawah standar.

 

Dia meminta pemerintah untuk memajukan pinjaman lunak bagi kilang-kilang minyak yang tidak mampu menanggung biaya pengolahan bahan bakar berkualitas sementara menolak usulan yang memungkinkan pemasaran bensin dengan kualitas yang berbeda sehingga akan mengakibatkan pemalsuan.

 

Ia mengatakan, seraya menunjukkan bahwa beberapa perusahaan pembuat mobil dan sepeda motor mengikuti spesifikasi bahan bakar Euro sementara itu banyak pengusaha yang mengimpor mobil terbaru tetapi konsumen terpaksa membeli bensin berkualitas rendah, bahwa pengurangan pangsa pelumas berkualitas rendah dan pengenalan akan bahan bakar berkualitas akan menghasilkan ketertarikan dari investor asing di pasar Pakistan.

 

Dia juga menambahkan perkataannya bahwa bahan bakar yang berkualitas itu sedikit lebih mahal, harga minyak yang terjun secara internasional telah membuat bahan bakar itu layak bagi masyarakat umum tanpa kemungkinan tetap mempertanyakan kualitas mobil produksi lokal yang digunakan.[tm]