Volvo V90

 

Jenewa, SolusiMobil.com - Dalam sebuah wawancaranya di pameran mobil di Jenewa, Hakan Samuelsson, CEO Volvo, mengatakan bahwa pabrikan mobil ini akan menambah crossover kompak seri 40 kembali ke AS pada arsitektur yang baru dalam waktu tiga tahun. Volvo akan mengembangkan seri 40 bersama mobil premium dan crossover. Dengan mengacu pada Crossover niche kecil yang lagi panas dibicarakan, Volvo membidik segmen tersebut, demikian ditambahkan oleh Samuelsson.

 

Selain itu, Peter Mertens, wakil presiden senior untuk r & d, mengatakan bahwa Volvo akan menjual semua jenis seri 40; sedan, crossover dan station wagon, di Amerika Serikat. Martens juga mengatakan bahwa Volvo benar akan memiliki mobil seri 40 generasi berikutnya di AS. Martens berpikir bahwa merupakan sebuah kesalahan jika tidak memiliki V40, yang mana tidak sedang dipersiapkan untuk AS saja. Merupakan sebuah kesalahan, kecuali dalam masa itu sewaktu perusahaan dalam kesulitan ekstrim.

 

Volvo melengkapi peluncuran dari mobil besar seri 90-nya dengan wagon V90 di Jenewa ini, yang diikuti dengan penampilan perdana dari sedan S90 di Detroit. Crossover XC90, sudah dijual, sudah membuktikan sebuah platform yang kuat bagi Volvo untuk tampil perdana kendaraan berpenggerak plug-in hybrid sebagai sebuah pilihan.

 

Mertens mengatakan bahwa 20% dari model XC90 dijual di AS adalah jenis plug-in hybrid, angka yang mengejutkan bagi Volvo. Tapi, ia menambahkan, bahwa mobil jenis plug-in hybrid ini membuat kebaikan juga di Eropa, juga, dengan angka 10% penjualan di Jerman yang merupakan hal yang luar biasa, pasaran diesel yang luar biasa. Mertens mengatakan bahwa Volvo meramalkan peningkatan besar dalam harga untuk jenis plug-in hybrid, dan dia berpikir bahwa saatnya untuk lepas landas sekarang. [tm]