Martin Winterkorn

 

Frankfurt, SolusiMobil.com – Martin Winterkorn, mantan CEO Group Volkswagen, telah diperingati untuk bersiap menghadapi masalah tes emisi diesel di AS pada 2014, kecuali masalahnya "tidak menerima perhatian khusus di tingkat manajemen pada awalnya," demikian dikatakan oleh pabrikan mobil itu.

                

Sebuah memo dikirim ke Winterkorn pada Mei 2014 tentang sebuah studi oleh peneliti AS yang mengangkat pertanyaan tentang apakah mobil diesel Volkswagen yang mengeluarkan lebih banyak asap polusi dalam berkendaraan di dunia nyata dari pada dalam standar uji pemerintah.

                              

VW mengatakan bahwa memo tersebut ada di dalam panjang lebarnya surat akhir pekan Winterkorn. Tidak disebutkan siapa yang mengirim memo tersebut, dan tidak dijelaskan juga apakah Winterkorn benar-benar membacanya. Ditambahkan oleh VW, apakah dan sejauh mana Winterkorn memperhatikan memo itu pada saat tidak didokumentasikan.

 

Pada bulan November 2014, Winterkorn menerima memo lain yang disebut kerangka biaya untuk persoalan tentang diesel di Amerika Utara, lalu diperkirakan pada 20 juta Euro.

Winterkorn juga menghadiri pertemuan Juli 2015 dimana isu-isu emisi diesel dibahas, tetapi tidak jelas apakah ia tahu dari kecurangan pada saat itu.

Kelompok Jerman secara terbuka mengakui pada September lalu bahwa anomali dalam uji emisi di AS disebabkan oleh perangkat lunak (software) yang dirancang untuk mengelabui uji emisi itu. Pengakuan tersebut telah menghapuskan miliaran euro dari nilai pasar VW, memaksa Winterkorn untuk mundur dari jabatnnya, dan memicu penyelidikan dan tuntutan hukum di seluruh dunia.

 

Perusahaan memberikan pernyataan bahwa Volkswagen dengan tegas menyesalkan hal itu, melihat ke belakang, situasinya berbeda.

 

Dalam penyelesaian yang intensif, VW mendiskusikan dengan Departemen Kehakiman AS dan regulator udara bersih AS. VW menghadapi tenggat waktu 24 Maret untuk memberitahu hakim di AS apakah perbaikan terhadap hampir 600.000 unit mobil diesel dapat diterima.

 

Volkswagen memasang pertahanannya menjelang laporan bulan depan oleh firma hukum AS, Jones Day, yang ditunjuk oleh pabrikan mobil itu untuk menyelidiki yang bertanggung jawab atas skandal perusahaan terbesar dalam sejarahnya. [tm]