Kerjasama Waze dan Lyft - integrasi di aplikasi mobile untuk pengemudi

 

SolusiMobil.com - Awal tahun ini, Lyft, perusahaan layanan mobil on-demand, mengumumkan rencananya untuk berintegrasi dengan perangkat lunak Waze, dimana memungkinkan pengemudi menerima secara otomatis pembaharuan rute untuk penyelesaian tarif yang lebih efisien dan lebih cepat. Saat ini integrasi tersebut telah ditayangkan, menurut pembaruan teks dari aplikasi mobile Lyft, integrasi Waze itu telah tiba dan tersedia secara nasional.

 

Integrasi ini merupakan bagian dari langkah Waze yang lebih besar untuk menawarkan akses on-demand dan bisnis transportasi pada data untuk kegunaan dalam aplikasi mereka sendiri terhadap tujuan routing dan bimbingan. Melalui peluncuran dari ‘Waze Transport SDK’ baru, perusahaan-perusahaan ini mampu memanfaatkan berbagai fitur Waze, termasuk waktu tanggal perjalanan, informasi routing, perhitungan ETA, dan banyak lagi.

 

Perusahaan ini menjelaskan pada saat itu bahwa para mitranya dapat memilih fitur Waze dimana mereka ingin mengambil keuntungan darinya, untuk menyesuaikan integrasi mereka dengan kebutuhan mereka sendiri.

 

Selain Lyft, SDK baru Waze juga digunakan oleh orang lain termasuk Genesis Group (perusahaan teknologi pengiriman darurat Inggris), JustPark Parking (perusahaan pengelola parkir di Inggris), Cabify (perusahaan ride-sharing di Spanyol, Chili, Peru, Meksiko, dan Kolombia) , 99Taxis (perusahaan ride-sharing di Brazil), dan Cornershop (perusahaan layanan pengiriman makanan di Meksiko dan Chile.)

 

Namun, berkenaan dengan pasar AS, Lyft merupakan mitra dari penyandang nama terbesar, Waze.

 

Menurut perusahaan-perusahaan tersebut, Lyft menggunakan software Waze untuk memperbarui rute secara real-time di Waze dan memudahkan pengemudi untuk bergerak di antara aplikasi; Waze juga menjadi aplikasi navigasi standar bagi pengemudi.

 

Seperti dijelaskan Lyft sebelumnya, bahwa integrasi ini berarti bahwa Lyft akan dapat memperbarui rute seorang pengemudi secara real-time di Waze. Hal ini akan memungkinkan untuk penyesuaian jalur Lyft yang lebih efisien, karena aplikasi ini akan dapat menambahkan pengangkutan penumpang sementara pengemudi dalam rutenya sampai perhentian berikutnya. Hasil akhirnya adalah mempersingkat waktu menunggu pelanggan, dan jalan memutar jadi lebih sedikit.

 

Selain itu, ketika pengemudian dengan Waze, para pengemudi Lyft akan dapat menekan tombol ‘Kembali ke Lyft’ yang akan segera kembali meluncurkan aplikasi Lyft. Peralihan yang mulus antara dua aplikasi ini ditujukan bagi penderitaan para pengemudi di masa lalu yang harus meraba-raba antara aplikasi-aplikasi di ponsel mereka, sehingga membuat lebih sulit untuk berkonsentrasi di jalan.

 

Sementara Waze menikmati perolehan dari mitra-mitra besarnya atas platform-nya tersebut dan kemudian memberikan umpan dengan lebih banyak data akan kondisi lalu lintas, penggunaan Lyft akan perangkat lunak Waze ini dapat juga berpotensi meningkatkan inti penggunaannya. Para pengemudi dengan rute yang lebih efisien dapat menyelesaikan tarif yang lebih cepat, penumpang sampai ke tujuan mereka lebih cepat, dan pengemudi dapat melayani penumpang lebih banyak lagi selama giliran kerja mereka. [tm]