Pelarangan winglet di MotoGP 2017

SolusiMobil.com - Penyelenggara MotoGP mengumumkan pelarangan penggunaan winglet di sepeda motor peserta pada musim depan. Winglet sendiri berfungsi meningkatkan akselarasi motor melalui pemanfaatan gaya tekan ke bawah akibat ventury effect (downforce) di ban depan, sehingga traksi lebih baik. Juga sebagai assist hot air ventilation.


Dilansir Dapurpacu, dalam aturan pelarangan tersebut, menyebutkan, “Komponen atau bagian seperti sayap yang menempel di fairing atau komponen bodi yang tidak terintegrasi dengan garis atau paket bodi itu sendiri (seperti sayap, sirip, tonjolan dan lain sebagainya), yang punya efek ke aerodinamika (menambah daya tekan, mengubah arah angin, dan lain sebagainya), maka itu tidak diperbolehkan.”

Sebelumnya, penyelenggara sempat mengalami sedikit kesulitan membuat pasal pelarangan winglet di kelas MotoGP. Pasalnya, dikhawatirkan ada celah yang bisa dimanfaatkan oleh pihak tim pabrikan, dan satelit untuk memasangkan winglet secara terselubung.

Danny Aldridge, selaku Direktur Teknis MotoGP menjadi satu-satunya yang berhak untuk menilai apakah perangkat atau fairing yang digunakan itu boleh atau tidak. Hal itu, bertujuan agar menghindari tim yang membuat desain fairing seperti sayap, pasalnya ada aturan yang mengatur lebar fairing tidak boleh lebih dari 150 mm dari garis vertikal pergerakan ban motor.

Peraturan larangan itu menarik, karena bakal membuat para ‘insinyur’ mesin tim MotoGP memutar otak. Tentunya mereka akan perang mapping ECU, agar efek downforce dan assist hot air ventilation yang diperankan winglet bisa digantikan.