Valentino Rossi

SolusiMobil.com - Pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, sebelumnya  mengaku baru akan membuat keputusan soal kontraknya dengan Yamaha setelah menjalani enam balapan di musim tahun ini. Namun, baru sekali membalap dia telah membuat keputusan.

 

Dikutip dari Dapurpacu, Rossi menceritakan soal keputusannya yang lebih cepat dari rencana semula itu. Juara dunia balap sembilan kali – dari 125 cc hingga MotoGP  – ini mengatakan, awalnya dia memang berniat melihat kemampuannya di sirkuit setidaknya dalam enam kali balapan.

”Selain itu, sebelum-sebelumnya biasa seperti itu (melihat dulu kemampuan dalam beberapa balapan),  (dan) keputusannya sekitar Juni,” ucapnya.

Sementara, meski sebelumnya sempat memberi sinyal untuk tetap berada di tim Yamaha hingga dua tahun lagi atau hingga 2018, namun pebalap kelahiran Urbino, Italia, 16 Februari 1979, tak menyangka jika pabrikan asal Jepang itu cepat menyodorkan tawaran kontrak baru. Hanya, menurut Rossi, Yamaha juga tak begitu saja memberi tawaran, tapi juga melihat performanya.

Dia mengatakan sempat berbicara dengan Yamaha setelah beberapa tes pembuka sebelum sesi seri balapan pertama MotoGP 2016 di Qatar dimulai. “Mereka mengaku sangat gembira jika saya meneruskan (kontrak). Saya pun juga ingin melakukannya. Kontraknya juga sedikit banyak sudah siap,” kata dia.

Setelah gayung bersambut pembicaraan pun mengarah serius. “Mereka lalu bilang mengapa harus menunggu? Saya pun mengatakan Saya setuju. Dan kami pun menyelesaikannya,” papar rider berjuluk The Doctor itu.

Dengan persetujuan itu, sejatinya Rossi telah mewujudkan rencananya yakni ingin menyudahi kiprah di balap MotoGP dengan Yamaha hingga 2018 mendatang. Seperti yang ia katakan sebelumnya, setelah tak lagi menjejak sirkuit dalam balapan motor, dia akan menjajal kemampuannya di balap mobil LeMans 24 Jam atau Reli Dakar.

Bos MotoGP Yamaha Lin Jarvis menyebut, Rossi memberi konfirmasi dengan cepat saat disodori kontrak baru. Menurutnya, Yamaha juga memiliki pemikiran yang sama soal masa depan karir Rossi dengan tim yang dikomandaninya.

“Saya kira harapan dia dan harapan kami sama tentang kontrak terakhir di MotoGP. Meski begitu, tidak menutup kemungkinan segala sesuatunya terjadi, sebagaimana kami sudah belajar dari kariernya selama ini,” ungkapnya.

Yamaha memang telah menyodori dua pebalapnya  di MotoGP yakni Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo. Hanya, tak seperti Rossi, hingga kini Lorenzo belum membuat keputusan terhadap tawaran kontrak baru ini. [Car/Wa]