Ducati MotoGP 2016

SolusiMobil.com – Pada ajang balap MotoGP akhir pekan kemarin, salah satu yang menarik perhatian adalah lajunya motor Ducati saat menempuh jalur lurus. Hal ini dapat dilakukan, karena Ducati menambahkan fitur khusus pada motor mereka. Fitur yang dimaksud adalah sayap tambahan berukuran kecil di kiri dan kanan fairing bagian depan.

 

Dilansir dari VIVA, Selasa, 22 Maret 2016, ada dua alasan Ducati menerapkan fitur ini pada motor balap mereka. Yang pertama, Ducati ingin membuat bagian depan motor lebih stabil. Cara kerja sayap pada mobil atau motor balap sama persis seperti sayap pesawat terbang, hanya saja posisinya dibalik. Jadi, dengan bertambahnya kecepatan, udara akan memaksa sayap untuk bergerak ke bawah, membuat cengkeraman ban menjadi jauh lebih optimal.

 

Namun, untuk bisa mendapatkan daya tekan yang besar, motor harus melaju dengan kecepatan tinggi. Sementara, kecenderungan ban depan untuk terangkat, akibat besarnya tenaga mesin, justru terjadi ketika motor melaju di kecepatan rendah.

 

Alasan kedua, sayap didesain untuk mengarahkan udara masuk ke lubang radiator, sehingga suhu mesin bisa lebih terjaga. Isu mesin kepanasan memang selalu menjadi masalah Ducati setiap kali ajang balap MotoGP digelar.

 

Tapi, menurut salah satu pembalap tim LCR Honda, Cal Crutchlow, adanya sayap tambahan membuat motor Ducati jadi memiliki mandraguna. Sayap tersebut diklaim Cal mampu menghasilkan turbulensi di belakang motor, sehingga pembalap yang ada di belakangnya susah untuk mendahului.

 

“Saya di belakang Pedrosa, dan Pedrosa di belakang Iannone (pembalap Ducati). Saya lihat Pedrosa kesulitan menjaga keseimbangan,” ujar Cal.

 

Meski demikian, apa yang dilakukan Ducati tampaknya legal, karena masih masuk dalam aturan yang dibuat penyelenggara.

 

“Saya tidak menentangnya, karena penambahan itu legal. Dan jika saya mengendarai Ducati, saya juga pasti mau memakai tambahan itu,” jelas Cal. (Kw/Wa)