Andrea Dovizioso

SolusiMobil.com - Andrea Dovizioso menyebutkan bahwa Ducati Desmosedici GP16s menjadi salah satu motor tercepat. Itu terbukti pada MotoGP Le Mans (8/5) kemarin, Dovi mampu meraih posisi kedua di lap awal.


“Hal yang positif adalah, kami memiliki kecepatan dan ini sangat penting di MotoGP,” singkat Dovi. Walaupun sebenarnya pebalap bernomor start 4 ini juga mengakui bahwa race di Perancis kemarin mendapatkan data untuk balapan di seri selanjutnya, terutama soal ban.

Pebalap kelahiran Forlimpopoli, Italia itu menambahkan, bahwa sebenarnya yang dia lakukan bersama Ducati selalu ingin lebih cepat, lebih cepat lagi, dan terus lebih cepat, karena balapan itu harus cepat. Tapi sayangnya kurang konsistensi.

“Kami menggunakan terlalu banyak energi untuk menjadi cepat, sehingga sulit untuk menjaga konsistensi saat balapan. Tapi untuk berada di depan, kami memang harus konsisten. Sehingga saya berfikir mencoba untuk menjadi secepat sekarang dengan sedikit energi dan mengurangi agresifitas ban,” beber Dovi.

Dikutip dari Dapurpacu, Dovi juga mengaku bahwa kecelakaan di Le Mans adalah kesalahan yang dilakukan oleh dirinya. “Saya berusaha lebih miring 2 derajat saat belok, tapi membuat kehilangan ban depan, walaupun ban depan bekerja sangat baik selama balapan. Ini adalah karakteristik dari Michelin, Anda tidak pernah merasakan akan melewati limit untuk bisa improve, buktinya sedikit saja mencoba tidak konsisten saat menikung, saya kehilangan cengkraman ban depan,” keluh Dovi.[Hml/Wa]