Fernando-Alonso

SolusiMobil.com – Insiden yang terjadi antara Fernando Alonso dan Estaben Gutierrez di lap ke-17 menjadi sorotan utama di seri pembuka F1 Australia, Minggu (20/3) kemarin. Bagi Alonso, kecelakaan tersebut merupakan yang terburuk sepanjang karirnya.

 

“Saya sadar bahwa saya menghabiskan beberapa keberuntungan yang tersisa dalam hidup. Saya ingin berterima kasih kepada McLaren dan FIA untuk keselamatan pada mobil ini, juga rekan dan penggemar atas perhatian dan dukungan tanpa syarat,” tuturnya.

 

Bahkan, lanjutnya,  jika dibandingkan dengan kecelakaan di GP Brasil 2003 lalu ketika menabrak dinding pembatas, kecelakaan di Sirkuit Albert Park, Melbourne, itu lebih dasyat. “Tidak, ini mungkin lebih sulit daripada yang (di) Brazil,” imbuhnya.

 

Seperti diberitakan Dapurpacu, insiden tersebut terjadi ketika Alonso yang baru keluar dari pit di lap ke-17 mencoba menyalip Gutierrez menuju tikungan 3.  Dia yang saat itu hendak memasuki titik pengereman tikungan berpindah jalur ke sisi luar. Sementara Gutierrez yang masih memakai ban lama juga manufer ke sisi yang sama.

 

Tak pelak ban depan kanan Alonso pun menabrak ban belakang kiri Gutierrez.  Sontak mobil McLaren Alonso ‘terbang’ dan terguling hingga ke gravel. Akibatnya, bendera merah dikibarkan, pertanda lomba dihentikan sementara.

 

“Ketika Anda berlari 300 kpj, Anda selalu mempertaruhkan hidup Anda. Jika di salah satu titik Anda salah, maka Anda memiliki masalah serius. Jadi saya bersyukur, dan berharap untuk kembali ke mobil (balapan) lagi,” pungkas Alonso.[Gls/Wa]