Nico Rosberg Mercedes

SolusiMobil.com – Format kualifikasi baru yang diterapkan pada F1 Australia 2016 ternyata mendapat kecaman baik dari para fans dan kalangan F1 sendiri. FIA pun menanggapinya dengan menggelar rapat untuk menentukan apakah format tersebut akan tetap digunakan atau kembali ke format lama.

 

Rapat akan dilakukan pada jam 12 siang waktu Melbourne, dengan FIA mengundang 11 manajer tim untuk hadir. Mereka akan mewakili pandangan tim masing-masing soal format kualifikasi.

 

Dikutip dari Dapurpacu, sejumlah prinsipal tim seperti Toto Wolff (Mercedes), Maurizio Arrivabene (Ferrari), Christian Horner (Red Bull Racing), Eric Boullier (McLaren) dan Franz Tost (Toro Rosso) disebut akan hadir dalam rapat.

 

Diharapkan dapat menambah keseruan dan rating di hari Sabtu, format baru cukup berhasil diterapkan di Q1 dan Q2. Namun saat Q3 berlangsung, sejumlah pebalap justru memilih untuk menyudahinya lebih awal dan minim aksi di lintasan pada 5 menit terakhir.

 

Dilansir oleh Motorsport, akan ada dua kemungkinan opsi yang akan ditentukan untuk seri berikutnya di Bahrain. Pertama, adalah meninggalkan format baru, dan kedua kualifikasi ‘hybrid’ menggabungkan format lama dan baru.

 

Opsi kedua, yakni kualifikasi akan tetap menerapkan eliminasi di Q1 dan Q2, namun Q3 direvisi dengan format lama agar para pebalap bisa bertarung perebutkan pole position hingga akhir sesi.

 

“Kami harus meminta maaf kepada para fans di sini. Kami tidak memberikan pertunjukkan yang bagus. Kami harus belajar dari itu. Yang terpenting adalah tidak membenamkan kepala kita di pasir, benahi itu dengan benar dulu,” ujar Horner mewakili Red Bull. [dp/Whr]