Kimi Raikkonen Ferrari

SolusiMobil.com – Ferrari secara mengejutkan menguji sistem pelindung kokpit ‘halo’ untuk pertama kalinya di hari ketiga tes pra musim kedua F1 2016, di Catalunya, Kamis (3/3). Kimi Raikkonen selaku penguji mengaku tidak mengalami banyak kendala dengan hadirnya pelindung kokpit yang ada.

 

“Sedikit terbatas di bagian depan, tapi saya rasa ini bukan versi finalnya,” kata Raikkonen. “Mengherankannya tidak banyak perbedaan.”

 

Seperti diberitakan Dapurpacu, sistem pelindung yang desain awalnya dikembangkan oleh Mercedes ini dicoba Ferrari saat memulai sesi pagi pengetesan. Dari luar, struktur rangka pelindung tambahan tersebut tampak mengganggu visibilitas pebalap, terutama pada pilar depan.

 

Sistem ini diajukan untuk dipakai mulai musim 2017, setelah terjadinya insiden di F1 Jepang 2014 yang merenggut nyawa Jules Bianchi. Sejumlah pro dan kontra muncul dari para pebalap, salah satunya Daniil Kvyat dengan alasan bahaya sudah menjadi bagian dari F1 sebagai balap kokpit terbuka.

 

“Formula 1 adalah balap kokpit terbuka, lebih berbahaya seperti ini tapi Formula 1 memang berbahaya. Balap kokpit terbuka adalah balap kokpit terbuka, itu tidak akan menjadi balap kokpit terbuka lagi,” kata Kvyat, pebalap Red Bull Racing.

 

“Saya balapan juga karena itu berbahaya dan saya bisa menerimanya – jadi itu pendapat saya.”