F1 Monaco Track (Getty)

SolusiMobil.com – Lewis Hamilton akhirnya meraih kemenangan pertamanya sejak seri Amerika Serikat 2015 dengan finis pertama di F1 Monaco 2016, Minggu (29/5). Pebalap Mercedes itu finis dengan jarak 7,252 detik dari Ricciardo yang mengekor dibelakangnya, diikuti Sergio Perez di posisi ketiga yang mempersembahkan podium pertama kalinya untuk Force India dimusim ini.

 

Sebastian Vettel harus puas di posisi keempat dan menjadi satu-satunya pebalap Ferrari yang finis, karena Kimi Raikkonen tersingkir diawal balapan setelah tergelincir dan menabrak tembok Loews hairpin yang merusak sayap depannya. Fernando Alonso finis kelima, menyumbangkan hasil terbaik yang dicapai McLaren Honda musim ini, ia berhasil menahan Nico Rosberg (Mercedes) di akhir balapan. Sementara di belakangnya, Nico Hulkenberg dari Force India dengan menyumbang poin di posisi ketujuh.
 
Hujan yang turun hingga jelang start membuat steward memakai balapan di bawah panduan safety car karena lintasan dianggap terlalu basah. Safety car pun keluar setelah 7 lap. Baru saja balapan benar-benar dimulai, tabrakan langsung terjadi di mana Jolyon Palmer (Renault) melintir saat berakselerasi di lintasan lurus utama. Virtual safety car pun diterapkan selama satu lap.
 
Perjudian ban berhasil membawa Hamilton unggul dari Ricciardo di tengah balapan, dengan mempertahankan ban basah sejak start, yang kemudian hanya menggantinya satu kali dengan ban ultralunak membuat Hamilton berhasil menyusul Ricciardo untuk memimpin balapan setelah pitstop. Ditambah lagi insiden kru Red Bull yang belum siap ketika Ricciardo masuk pitstop untuk mengganti ban menguntungkan Hamilton.
 
Kecelakaan Max Verstappen di tikungan Casino Square sempat merapatkan kembali barisan antar pebalap, bahkan sempat membuka  sedikit peluang Ricciardo hanpir menyalip Hamilton yang melebar di Nouvelle chicane. Duel antara Hamilton dan Ricciardo semakin sengit ketika matahari mulai bersinar di sirkuit jalanan Monte Carlo di paruh kedua balapan, membuat suhu lintasan memanas dan performa ban dengan kompon lunak hingga ultralunak semakin optimal. Ricciardo dengan ban supersoft mampu menempel Hamilton yang memakai ultra soft. Setelah beberapa kali melakukan kesalahan, serta ban yang aus membuat tekanan Ricciardo kepada Hamilton mengendur di 8 lap terakhir. Sejak saat itu juga Hamilton melesat sendirian didepan menuju garis finis.
 
f1_monaco_2016_champ
 
Tujuh pebalap gagal finis karena insiden di trek, membuat Rio Haryanto kembali menjadi yang terakhir dari barisan pebalap di garis finis, yakni di posisi ke-15. Meski start didepan Pascal Wehrlein rekan setimnya di Manor Racing, Rio akhirnya harus mengakui keunggulan Wehrlein diakhir balapan.
 
Kemenangan ini mengantarkan Hamilton memotong jarak poin dari Rosberg diklasemen pebalap sementara, menjadi 26 poin, sekaligus membuka kembali peluangnya bertarung untuk gelar tahun ini. [dp/tm]