Lewis Hamilton

SolusiMobil.com - Lewis Hamilton gagal bersaing di kualifikasi F1 China 2016, sehingga harus rela untuk start dari baris belakang atau dua posisi di belakang Rio Haryanto. Balapan nanti, Hamilton bertekad untuk mengerahkan segalanya sejak start hingga finis.


Masalah sistem hybrid (ERS) pada mobil Mercedes W07 miliknya saat Q1 membuat Hamilton tidak sekalipun mencatat laptime dan akan start terbelakang, atau di belakang Pascal Wehrlein.

“Itu sayang sekali, tapi hal seperti ini ada untuk menguji kami dan yang terbaik kami bisa lakukan adalah mencoba dan belajar dari itu,” kata Hamilton.

“Saya yakin orang-orang di tim sama kecewanya seperti saya tapi kami menang dan kalah bersama, jadi ini benar-benar soal mencoba mengatasi masalah dan memastikan itu tidak terjadi lagi di kedua mobil kami.”

Sebelum kualifikasi, padahal Hamilton sudah mendapat penalti turun lima posisi start karena mengganti gearbox. Juara dunia bertahan itu pun yakin sirkuit Shanghai akan memberi peluang menyalip lebih mudah, demi mengejar Nico Rosberg yang meraih pole position.

Di Hungaria 2014, Hamilton pernah sukses finis ketiga setelah melakoni start dari pit lane.

“Anda bisa menyalip di sini,” lanjutnya. “Ban tidak bertahan lama, jadi mungkin tidak semudah di balapan itu. Tapi, tentunya, saya akan memberikan semua yang saya punya dan mencoba bangkit.” [Whr/Wa]