BMW iNext (Ilustrasi)

 

SolusiMobil.com - Pada konferensi pers tentang keuangan tahunan grup BMW, Harald Krueger sebagai CEO mengatakan bahwa strategi BMW untuk 10 tahun ke depan akan mencakup pada kendaraan listrik yang kesemuanya baru dan otonom, disebut iNext. Dalam mempresentasikan strategi BMW pada Rabu lalu, 16 Maret, Krueger mengatakan bahwa mobil itu akan hadir di awal dekade berikutnya. 

 

Krueger menambahkan bahwa BMW iNext ini mejanjikan era mobilitas berikutnya. Lambang kepemimpinan teknologi BMW ini akan membuktikan bagaimana BMW membawa mobilitas masa depan ini ke dalam seri produksinya. iNext akan mencakup semua aspek yang relevan di masa depan: pengemudian otonom, konektivitas digital, konstruksi yang ringan dan cerdas, interior yang mengikuti trend terkini dan mobilitas listrik generasi berikutnya.

                                   

Klaus Froehlich, anggota dewan untuk bagian R&D, mengatakan bahwa iNext juga akan menonjolkan sisi teknisnya yang ringan dan interior yang futuristik. Dan dalam tahun-tahun mendatang, iNext akan menjadi seperti BMW seri 7 terkini; dalam bentuk terbaik dan paling kontemporer dari mobilitas individunya.

 

Krueger juga mengatakan bahwa BMW akan membuat versi open-top dari roadster hybrid plug-in i8 di 2018 dan Mini akan mendapatkan model hybrid. Tidak ada info kapan Mini baru ini akan dibuat. Ia juga menegaskan bahwa kenaikan 50% dalam rentang sampai 120 mil dari 81mil untuk model i3 tahun 2017 dan juga perubahan desain untuk EV kompak yang tidak ditentukan. Krueger menambahkan bahwa ukuran penuh crossover X7 yang akan dibuat di pabrik BMW di Spartanburg, Carolina Selatan, akan dijual pada 2018. Perusahaan juga sedang menyoroti secara mendalam potensi tambahan pada segmen yang sangat menarik ini.

 

BMW meluncurkan proyek i 2.0 untuk bekerja pada pengemudian otonom dan yang berjaringan penuh. Pemusatan teknologi menggerakkan BMW ke fase kedua dari seri i, yang diluncurkan pada tahun 2007 untuk membuat merek lebih berkelanjutan dan untuk mengembangkan teknologi EV. Perusahaan ini mengatakan bahwa fase i yang baru akan berpusat pada teknologi peta digital, sensor digital dan cloud yang beresolusi high definition dan artificial intelligence.

 

Froehlich juga mengatakan bahwa dengan proyek i 2.0 ini, BMW akan memimpin dalam bidang pengemudian otonom. BMW akan mengalihkan proyek risetnya ke jenis-jenis baru dari proses industrialnya, dengan membawa teknologi masa depan di atas jalan raya. BMW juga mengumumkan akan meningkatkan jumlah kendaraan mewah bermargin tinggi seperti seri 7 dan M dengan jangkauan performa yang tinggi. [tm]